Penyakit AIDS dan HIV
Ada beberapa pengertian yang menyamakan HIV dengan AIDS, namun sebenarnya HIV tidak sama dengan AIDS. AIDS adalah penyakitnya (bila sudah terserang maka seseorang dapat dikatakan terinfeksi AIDS), sedangkan HIV adalah virusnya.
AIDS (Aquired Immunodeficiency Syndrome) adalah penyakit yang menyebabkan hilangnya kekebalan tubuh untuk mencegah infeksi penyakit. Bila sudah demikian, maka tubuh tidak dapat mengatasi penyakit-penyakit. Penyakit kecil pun dapat menyebabkan tubuh mengalami hal fatal.
HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang menyebabkan AIDS, HIV dapat ditularkan melalui kontak langsung maelalui darah dan cairan tubuh.
Penggunaan Jarum Suntik penderita ketergantungan NARKOBA, gonta-ganti pasangan, hubungan SEX tanpa pengaman adalah penyebab utama penyakit AIDS. Gejala penyakit ini muncul dalam kurun waktu cukup lama (10 Tahunan). Selama masa tersebut mereka yang terkena dapat saja menularkannya tanpa sepengetahuannya.
Segera setelah gejala AIDS terlihat, penderita dapat kehilangan berat badan secara drastis, mudah lelah, pembengkakan limpa, diare akut, PNEUMONIA (berkeringat di malam hari). Mereka yang terkena AIDS juga sangat rentan infeksi yang dapat mengancam hidup mereka.
Penyakit Demam Berdarah (DBD)
Saya pernah mengalami gejala demam (Januari 2009) dan menduga akan terserang demam berdarah. Hal ini dikarenakan demam yang sudah cukup lama (sekitar 3 hari). Saya sempat sangat khawatir ketika dokter umum tempat saya memeriksakan demam mengatakan saya kena gejala DB.
Saya kemudian memeriksakan diri ke RS. Wangaya Denpasar, Bali. Disana saya cek darah dan Trombosit saya sekitar 160. Suatu nilai tipis diatas nilai ambang trombosit normal, sekitar 150
Keesokan harinya saya diminta memeriksakan diri kembali dan ternyata trombosit saya
naik ke 189 dan hanya meminum obat yang diberikan secara rutin hingga sembuh.
Gejala penyakit ini (demam) tidak boleh kita sepelekan begitu saja. Demam yang cukup lama bisa saja mengarah ke demam berdarah. Penyakit demam berdarah cukup mendominasi rawat inap di rumah-rumah sakit di bali. Ada saja teman mengatakan bahwasanya akan menjenguk saudara, teman, keluarga ke rumah sakit karena demam berdarah.
Penyakit demam berdarah disebabkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti yang berkembang biak di air tergenang (jernih). Penyakit demam berdarah ditandai gejala demam tinggi terus menerus lebih dari 2 hari, kadang-kadang ditandai mimisan, bintik-bintik merah di kulit, mual, nyeri persendian, lemas, mual dan muntah darah (stadium lanjut). Syok dan kesadaran berkurang adalah kondisi fatal, tanpa pertolongan yang baik dan benar, maka dapat menyebabkan kematian.
Hal baik yang seharusnya kita lakukan adalah memberantas nyamuk dan mengendalikan penyebarannya. Kita harus melakukan gerakan 3M setiap waktu dan bukan saat diperintah saja.
Selain itu kita juga patut waspada terhadap nyamuk Aedes Aegypti jika tidur di siang dan sore hari.